
Jujurly, koneksi internet memiliki peran penting bagi pejuang side hustle, yang setiap hari berselancar di ruang digital seperti saya. Jadi memilih pasang wifi murah di rumah adalah prioritas utama, agar saya bisa tetap update dengan tren media sosial, tanpa harus boncos bayar wifi bulanan yang mahal.
Bahkan dalam waktu 6 bulan ini, saya sudah gonta-ganti pasang wifi di rumah dari 3 provider berbeda dengan segala plus-minusnya. Yah, tinggal di daerah kabupaten seperti Tuban dan Lamongan memang agak tricky kalau mau pilih wifi murah dan stabil, karena ya memang pilihannya masih terbatas.
Kalau yang di rumah Tuban sih, aman ya, karena kebetulan ada orang provider yang kontrak di samping rumah, dan mereka juga pasang wifi My Republic di rumah Tuban, Alhamdulillah sejauh ini koneksinya stabil dan jarang banget gangguan. Apa karena yang nempatin rumahnya adalah orang dalam? Lmao >.<
Tapi terlepas dari itu, setelah saya pelajari dengan sedikit mengobrol juga sama salah satu tim yang kontrak di rumah, ternyata menyesuaikan mbps wifi dengan jumlah penggunanya tuh pengaruh banget sama stabilitas koneksi wifi, loh.
Contents
Cara Agar Wifi Rumah tetap Stabil dengan Menyesuaikan Mbps dan Jumlah Penggunanya.
Dan dari hasil obrolan saya dengan tim yang biasa pasang wifi My Republic area Tuban, cara agar wifi bisa stabil adalah dengan memilih kecepatan mbps wifi yang ideal dengan jumlah device yang kamu gunakan di rumah.
Buat yang belum paham, berikut adalah penjelasan tentang nilai Mbps dan berapa jumlah device yang ideal, yang bisa kamu pertimbangkan sebelum memutuskan untuk pasang wifi di rumah.

1. Wifi 10 Mbps – 20 Mbps
Wifi dengan kecepatan 10 Mbps hingga 20 Mbps, idealnya disambungkan ke 1-3 device untuk mendapatkan koneksi internet yang stabil, dan dengan aktivitas ringan seperti browsing di mesin pencarian, game ringan, dan streaming video HD. Tapi nggak menutup kemungkinan dapat digunakan lebih dari 3 device dengan resiko koneksi internetnya akan berjalan lebih lambat.
Jadi untuk rumah dengan anggota keluarga sedikit dan penggunaan ringan seperti yang saya sebutkan di atas, menurut saya wifi dengan bandwidth 10 Mbps – 20 Mbps sudah cukup untuk mengcover kebutuhan koneksi internet di rumah, karena dari semua pilihan yang ada, sudah jelas lah ya kalau ini adalah solusi buat kamu yang ingin pasang wifi murah di rumah.
Dan kata tim My Republic kemarin, wifi dengan kecepatan di atas biasanya hanya cukup bayar 150an ribu per bulannya, dengan kuota unlimited, gratis biaya pemasangan dan alat. Jelas bagi saya itu murah banget, kerena dibanding dengan Iconnet dan Hifi, untuk kecepatan internet 10 Mbps – 20 Mbps, pembayaran perbulan di kedua provider tersebut bisa mencapai 225K untuk tarif normal.
Ya memang sih, provider tuh suka bikin promo menarik tiap bulan, tapi nyatanya strategi itu juga yang bikin saya kemarin terjebak promo provider, yang ternyata router-nya harus bayar sendiri.

2. Wifi 30 Mbps
Next.. wifi dengan kecepatan 30 Mbps idealnya dipasang di rumah dengan jumlah penggunaan sebanyak 3-5 device untuk kecepatan download-upload 1GB per 4 menit.
Namun bisa juga digunakan up to 7 device dengan catatan hanya untuk aktivitas ringan seperti browsing, chatting, atau media sosial yang nggak terlalu banyak mengandung konten video dengan kualitas tinggi.
3. Wifi 50 Mbps – 100 Mbps
Nah menurutku, wifi dengan kecepatan 50 Mbps – 100 Mbps adalah yang paling ideal bagi pegiat digital seperti yang saya sebutkan di atas; Blogger, Content Creator, dan all side hustle yang berhubungan dengan digital marketing yang dikerjakan dari rumah.
Dengan kecepatan simetris 1:1 alias download dan upload sama-sama 1GB per 1 menit, tentunya mau akses brief materi video dan gambar ataupun edit konten video bisa waswus, ya. Jadi no bete-bete karena internetnya lemot kayak bekicot.
Tapi.. masalahnya.. My Republic nih belum masuk ke area rumah yang di Lamongan 😠padahal pengen juga kayak di rumah tuban pasang wifi My Republic yang jaringannya stabil banget. Ya memang ada sih opsi provider lain yang mungkin bisa saya gunakan, tapi ya itu tadi meski butuh dan prioritas banget, saya tetap mau cari yang affordable biar nggak boncos di biaya wifi saja.

Misal nih, ada Biznet yang sudah saya coba pakai juga selama 1 bulan dan jaringannya oke banget, tapi minusnya alat harus beli dan nggak tanggung-tanggung harganya 500rb sendiri kan sedih, yak. Bisa sih sewa, tapi jatuhnya biaya bulanan jadi lebih mahal.
Tapi maksud saya tuh.. kalau provider lain seperti Hifi, My Republic, Iconnet aja bisa gitu loh pinjamin router-nya gratis, lalu kenapa Biznet harus bayar?
Kalau ada yang balik tanya “ya kenapa elu ga pake hifi atau iconnet kocak!”, saya sudah pernah pakai hifi 5 bulan lamanya, dan astaghfirullahaladzim koneksinya lemot parah di area saya, tapi sebenernya nggak kaget juga sih, wong paket internet hp saya juga pakai indosat dan kadang jaringannya memang suka ngadat.
Lalu kalau misal pasang wifi iconnet, sejauh ini saya juga pakai di rumah ibu, memang sih affordable, tapi provider BUMN ini sering banget gangguan, dan itu nggak cocok buat pejuang deadline seperti saya.
Opsi terakhir, ya, maunya pakai My Republic saja, sayangnya setelah minta cek lagi untuk jangkauan areanya, kata yang pasang wifi My Republic Tuban, jaringannya belum masuk di area perumahan yang saya tempati di rumah Lamongan. Jadi ya, kayaknya harus sedikit bersabar lagi sih biar bisa nemu provider yang bener-bener sesuai keinginan, provider wifi rumah yang murah dan stabil.
Okay, selain pertimbangan Mbps dan jumlah device, yang mau kasih saran provider dan sharing tentang kegalauan tentang wifi murah dan stabil, boleh banget drop di kolom komentar ya, Gaes!!